Friday, June 09, 2006

Microsoft Windows Vista (Beta 2)

Setelah kemarin saya memposting tentang screenshots Ms. Windows Vista (beta 2), dan mempublikasi serta mempromosikan postingan saya ini kepada teman-teman melalui media Yahoo! Messenger. Ternyata rata-rata respon dari mereka sama seperti saya, memang keren tampilan Ms. Windows Vista (Beta 2) ini. Namun beberapa dari mereka juga bertanya, kira-kira bagaimana dengan kebutuhan sistem minimum nya. Saya memang lupa untuk menaruhkannya, karena memang tujuan awal saya adalah cuma menampilkan gambaran nya saja. Akhirnya saya memutuskan untuk memposting lagi (tidak mengedit yang sudah ada) khusus tentang kebutuhan sistem minimum nya. Berikut ini adalah minimum system requirement nya :

  • Prosesor : 800 MHz 32-bit (x86) or 64-bit (x64) processor
  • Memori : 512 MB
  • GPU : SVGA (800x600)
  • HDD : 20 GB (15 GB Free Space)
  • Tambahan dari saya, mungkin membutuhkan Graphic Card dengan akselerasi 3D

Thursday, June 08, 2006

Microsoft Windows Vista (Beta 2) Screenshots

Ini ada beberapa screenshot dari Microsoft Windows Vista (Beta 2) yang menurut saya bagus juga, namun sepertinya sih memerlukan spesifikasi komputer yang agak tinggi. Untuk versi beta 2 ini juga, Microsoft memberikan kesempatan kepada publik untuk mendownload secara gratis.
  • Gambar 1 : "Use Instant Search to quickly find the information you need."


  • Gambar 2 :"Use Flip to view and navigate more easily through open windows."


  • Gambar 3 : "See thumbnail views of the items in your taskbar by resting your mouse pointer on them."


  • Gambar 4 : "The new Document Explorer makes working with your files a snap. Find your files more quickly with the new Live Icon feature, and see what they contain without having to open them."


  • Gambar 5 : "Use Flip 3D to navigate through open windows using the scroll wheel on your mouse."

Friday, June 02, 2006

MUI : SMS Berhadiah = Judi = Haram !


S

AYA sangat setuju sekali dengan keputusan ini. Tumben MUI menghasilkan keputusan yang cerdas (ga ada maksud apa2 lho saya tulis ini).

Walhasil, biar bagaimanapun juga sms berhadiah memang sama seperti judi, tapi terselubung. Hampir-hampir mirip dengan SDSB atau TOGEL, tapi teknologi nya beda.
Dengan SDSB/TOGEL, kita keluarkan uang tunai untuk membeli nomor pasangan. Sedangkan sms berhadiah, kita mengirim sms untuk menjawab quiz (ada juga yang tanpa quiz), lalu mendapatkan nomor PIN (ada juga yang tidak). Makanya itu, mengapa saya bilang SDSB/TOGEL dan sms berhadiah itu hampir mirip.
Untungnya saya memang tidak suka dengan sms berhadiah ini dan iming-imingnya. Karena saya tidak begitu suka dengan sesuatu yang berbau mengadu nasib. Kalau kita hitung-hitung menurut ilmu peluang, peluang kita untuk mendapat hadiah sangaaaaaaaaaaat kecil sekali. Walaupun 1000 sms yang kita kirim, jumlah total sms yang masuk pun mungkin puluhan ribu, ratusan ribu atau bahkan jutaan. Hitung saja, dengan nilai sms normal (rata² Rp. 350/sms) kalau dikalikan dengan 1000x kita kirim sms, maka akan terbuang sia² uang kita sebesar 350rb. Syukur-syukur kalau dapat, modal kembali, tidak dapat? gigit jari. Itu saya hanya membandingkan dengan nilai uang dari sms normal, bagaimana dengan sms premium? bisa berkali² lipat kita menghamburkan uang.
Yang saya tidak habis pikir adalah, bagaimana pola pikir orang Indonesia ini. Mengharapkan uang mudah dengan mengikuti undian-undian. Saya rasa, inilah yang ditangkap oleh para operator selular dan perusahaan yang bekerja sama dengan operator selular tersebut.
Ah, kalau terus dibahas ngalor-ngidul, tidak ada habis-habisnya. Pokoknya, intinya saya sangat setuju dan mengacungi jempol kepada MUI dalam mengeluarkan keputusan ini. Tinggal bagaimana pemerintah (mayoritas muslim?) menanggapi keputusan ini dengan menyediakan undang-undang yang sejalan dengan keputusan ini.

Sunday, May 21, 2006

Hubungan Nyamuk Dan Bom Bunuh Diri

Melihat judul di atas, mungkin orang berfikir saya terlalu bombastis dalam memberi judul. Ini adalah hanya sebuah pemikiran kecil saya mengenai hubungan nyamuk dan bom bunuh diri. Saya adalah termasuk orang Islam, yang notabene mempercayai kitab suci Alquran. Didalam Alquran, Allah berfirman agar kita mengambil pelajaran dari binatang.
Mengapa saya justru mengambil nyamuk dan bom bunuh diri? karena dalam pemikiran saya, memang ada persamaan perilaku nyamuk dan orang yang melakukan bom bunuh diri. Dalam kasus demam berdarah (nyamuk Aedes Aegypti), kita pasti sering mendengar bahwa setelah menggigit/menginfeksi korbannya, nyamuk tersebut akan mati. Perilaku ini persis dengan perilaku orang yang melakukan bom bunuh diri. Menurut pemikiran saya, hal-hal tersebut terjadi karena, nyamuk dalam jaman sekarang terancam habitat dan kehidupannya. Begitu pula dengan orang/kelompok bom bunuh diri. Mereka (bom bunuh diri) terancam kehidupannya dan tidak stabil, karena ada gangguan dari pihak lain. Contohnya, mengapa di Timur Tengah, khususnya Palestina, banyak terjadi bom bunuh diri untuk menyerang Israel. Karena mereka mengganggap Israel itu sebagai ancaman bagi kestabilan kehidupan mereka. Ibaratnya, nyamuk dan bom bunuh diri itu sebagai kelompok minoritas yang menyerang penindasan yang dilakukan oleh kelompok yang lebih besar (nyamuk menyerang manusia, bom bunuh diri Palestina menyerang Israel).
Dalam hal nyamuk, saya tidak pernah mendengar kasus demam berdarah yang sangat hebat pada zaman dahulu. Karena orang dulu itu tidak memusuhi nyamuk dengan "senjata pemusnah masal" (obat nyamuk), tetapi hanya menggunakan kelambu pada tempat tidurnya agar tidak diganggu nyamuk. Sedangkan sekarang, sedikit saja diganggu nyamuk, langsung saja menggunakan senjata tersebut. Begitupun dengan Israel atau negara-negara yang sering diserang oleh bom bunuh diri. Sedikit mereka diganggu, senjata mereka membunuh lebih dari apa yang diganggu tanpa pandang bulu.
Ini adalah hanya sebuah pemikiran saya dengan tidak bermaksud untuk SARA, tetapi dengan harapan hal ini dapat menjadi pelajaran yang berguna untuk kita dalam kehidupan. Kekerasan (senjata) tidak selamanya menyelesaikan masalah, tetapi justru menambah masalah dan memperbanyak jumlah korban.
Q.S. Ali Imran (3) - 190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

Saturday, May 20, 2006

"Gombalan" Dalam Blog

Kéré Kêmplu, seorang opas tua pada sebuah kantor partikelir di Jakarta. Gombalan terbit setiap sempat dan ingat, tiada mengenal tenggat. Berisi tulisan dangkal, naif, dan membingungkan.

Itulah sepenggal profile dari penggombal dalam blog Gombal. Saya menyukai blog beliau, karena tulisan-tulisan beliau yang satir dengan bahasa yang mudah dimengerti. Banyak tulisan-tulisan beliau yang membahas masalah-masalah yang terkadang tidak terpikirkan oleh kita, tetapi tetap dengan gaya bahasa yang khas ala gombal.
"Pak De", begitu mereka yang sering berkomentar dalam blog beliau sering memanggilnya. Dan juga yang saya suka adalah, ketika beliau menulis blog, terkadang disertai foto-foto hasil jepretan beliau yang terkadang orang yang di foto pun tidak tahu bahwa mereka sedang di foto. Mungkin ini adalah salah satu keahlian Pak De.Teruskan terus gombalan nya Pak :).

Friday, January 06, 2006

Sinema Indonesia, Review Film-Film Indonesia

Lucu, sadis, seram !! Mungkin itu adalah kata-kata yang cocok untuk mengambarkan review dari film-film Indonesia yang ada disitus ini. Komentar-komentar yang sangat cadas keluar dari reviewer dan komentatornya.

Mungkin niat awal dari pembuatnya adalah untuk sebagai salah satu acuan sebelum menonton film-film Indonesia yang sedang atau akan diputar di bioskop. Tetapi yang ada adalah komentar-komentar pedas yang mungkin "menyakitkan" bagi produser, sutradara, ataupun pemain yang film-nya dikomentari.

Namun dapat saya acungkan jempol, karena bahasa yang "jujur" yang digunakan untuk mengomentari film-film yang sedang in . Dari film Ungu Violet sampai dengan film Djarum Coklat . Ada juga yang lucu didalam sistem penilaiannya, dimana biasanya menggunakan bintang (yang semakin banyak bintangnya semakin bagus film-nya, skala 1-5) untuk menunjukkan kualitas dari film-nya dimata yang memberi review . Namun disitus ini, diperkenalkan sistem penilaian "Kancut Rating System", yang mana semakin banyak "kancut" yang diberikan (skala 1-5), maka semakin jelek film tersebut. Sistem ini mulai dipakai ketika me-review film Psikopat. Tentu saja menjadikan hal ini sebagai kelucuan dan humor segar untuk para pembaca dan yang mengomentari review tersebut.

Nilai tambah dari situs ini adalah bahasa yang dipergunakannya tidak terlalu berat (bahkan cenderung santai), sehingga tidak harus membuat pembaca membacanya sampai berkali-kali agar dapat memahami isi dari review film yang dimaksud. Namun "sedikit" kekurangannya mungkin (untuk saya) adalah karena terlalu kerasnya kritik yang diberikan atas kebanyakan film-film yang di-review karena mungkin (sekali lagi menurut saya) isi dari film-film tersebut memang jelek sehingga tidak ada nilai lebih untuk film yang dimaksud.

Tetapi apapun, situs ini saya rasa cukup layak untuk dijadikan salah satu penghilang jenuh dan stres. Dan satu lagi, pembaca juga dapat memberikan komentar atas review yang telah dibuat.

Untuk lebih jelasnya silahkan buka sinemaindonesia.multiply.com

Thursday, October 20, 2005

Dampak Lain (Lagi) Kenaikan BBM 1 Oktober 2005

Dampak lain (lagi) dari kenaikan bbm :

Saturday, October 15, 2005

Dampak Yang Mengikuti Kenaikan BBM 1 Oktober 2005

Seperti yang sudah kita ketahui, pemerintah Indonesia menaikkan harga BBM per 1 Oktober 2005 yang lalu. Kenaikan ini dilakukan atas dasar pengurangan subsidi BBM oleh pemerintah. Berita yang beredar sebelum kenaikan tersebut adalah kenaikan BBM mungkin hanya sekitar 30-50%. Namun sangat tidak di duga-duga, ternyata kenaikan ini mencapai lebih dari 80%. Hal tersebut sangat mengejutkan berbagai pihak, baik yang pro maupun yang kontra. Mereka tidak menyangka bahwa kenaikan BBM tersebut akan sedrastis itu, benar-benar diluar perkiraan siapapun.
Sikap "nekat" pemerintah tersebut mengundang banyak kritik karena yang terkena dampak bukan hanya kalangan masyarakat tingkat bawah, namun kalangan menengah pun terkena dampak yang sebegitu hebatnya (kalangan masyarakat atas ?). Seperti kenaikan-kenaikan BBM sebelumnya, harga-harga lain pun mengalami kenaikan juga. Terutama dibidang transportasi dan kebutuhan sehari-hari masyarakat (sembako).
Dengan kenaikan yang tinggi tersebut, harga sembako menjadi menjulang tinggi. Di sektor transportasi, PEMDA (Pemerintah Daerah) juga menyesuaikan tarif untuk angkutan umum, kenaikan tersebut sampai dengan kurang lebih 35%. Dengan tarif angkutan umum yang baru tersebut, jika dihitung-hitung seorang pegawai bawah sampai menengah dapat menghabiskan sampai dengan setengah dari jumlah gaji yang mereka terima setiap bulan (Harian Kompas, 14 Oktober 2005, halaman 26). Gaji yang diterima mereka sekitar 1-2,5 juta Rupiah perbulan, bagaimana dengan nasib pegawai yang hanya berpenghasilan dibawah 1 juta Rupiah. Jika sampai dengan setengah dari penghasilan mereka habis untuk biaya transportasi sehari-hari, apakah akan mencukupi untuk biaya-biaya pengeluaran yang lain (makan, sekolah, dll.). Karena harga sembako sendiri menjulang setinggi langit seiring dengan kenaikan BBM dan datangnya bulan Ramadhan ini.
Dilema dihadapi oleh masyarakat bawah, menengah ke bawah, dan mungkin juga dihadapi oleh masyakarat menengah ke atas dan atas. Pemerintah memang menyediakan pengganti subsidi BBM dengan pemberian uang tunai sebesar Rp. 100.000/bulan untuk masyarakat kelas bawah. Namun patut diperhatikan, apakah subsidi tersebut cukup atau tidak dengan melihat dampak dari kenaikan-kenaikan yang lain.
Saya rasa sebentar lagi akan timbul gejolak sosial dari masyarakat (terutama buruh). Mereka akan menuntut kenaikan penghasilan dan juga UMR (Upah Minimum Regional). Hal tersebut pasti dilakukan karena bagaimana mungkin mereka dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka jika kenaikan-kenaikan tersebut tidak diiringi dengan kenaikan dari penghasilan mereka. Ini sama saja dengan "membunuh" mereka secara perlahan-lahan. Kemiskinan akan bertambah luas, pemerintah semakin tidak peduli dengan nasib rakyat.
Untuk itu, wahai orang-orang pemerintahan, apakah kalian tidak menyadari dampak dari keputusan yang kalian ambil tersebut. Jangan bicara dengan alih pencabutan subsidi BBM dengan bertambahnya beban APBN jika subsidi tersebut tidak dikurangi atau dicabut. Jangan juga bicara dengan alasan harga BBM Indonesia itu terlalu murah karena meningkatnya harga minyak dunia (menyamakan dengan harga minyak di negara lain, tetapi tidak menyamakan kualitas dari minyak itu sendiri yang notabene jauh lebih buruk dari kualitas minyak yang harganya tinggi atau mungkin sama dengan BBM di Indonesia sekarang ini).